GALANG (OK) — Kamis 29-10-2026 Duka menyelimuti warga Desa Bandar Kuala dan Desa Titi Besi, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Banjir yang melanda kedua desa tersebut menyebabkan kerusakan rumah, merendam permukiman, serta memaksa sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda mereka.
11 RUMAH PORAK-PORANDA, 56 JIWA KEHILANGAN TEMPAT TINGGAL
Di Dusun II, Desa Bandar Kuala, sebanyak 11 rumah dilaporkan porak-poranda diterjang derasnya arus banjir. Sebanyak 56 jiwa terdampak dan kehilangan tempat tinggal serta harta benda akibat bencana tersebut.
Sementara itu, di Desa Titi Besi, banjir merendam 36 rumah milik 37 kepala keluarga (KK).
Kesaksian Warga: Air Datang pada Malam Hari
Nur (50), warga Dusun II, Desa Bandar Kuala, menuturkan bahwa air mulai naik selepas waktu Magrib. Namun, situasi semakin mencekam ketika sekitar pukul 01.30 WIB, dini hari, arus banjir menerjang dan menyapu 11 rumah yang berada di lokasi tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua unit sepeda motor dilaporkan hilang akibat terjangan banjir.
KETIKA AIR SURUT, PERJUANGAN WARGA BARU DIMULAI
Di balik rumah-rumah yang rusak dan harta benda yang hilang, ada keluarga yang kini harus menghadapi kenyataan pahit. Tempat yang selama ini menjadi tempat berteduh, menyimpan kenangan, dan membesarkan anak-anak, seketika porak-poranda diterjang banjir.
Bagi mereka, bencana ini bukan sekadar genangan air. Ini adalah kehilangan, kesedihan, dan perjuangan untuk kembali menata kehidupan dari awal.
Di tengah musibah ini, kepedulian dan uluran tangan kita sangat berarti. Semoga warga yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
Mari kita kirimkan doa dan kepedulian untuk saudara-saudara kita di Desa Bandar Kuala dan Desa Titi Besi. Sebab, ketika mereka kehilangan tempat berteduh, kemanusiaan mengajak kita untuk hadir dan membantu.
Semoga keadaan segera pulih dan warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman.




