DELISERDANG (OK) — Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Deli Serdang yang menghimpun berbagai organisasi mahasiswa—termasuk HMI, IMM, HIMMAH, KAMMI, dan GMNI—menyatakan sikap tegas memberikan dukungan penuh kepada Anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, Dahnil Ginting. Dukungan ini diberikan terkait aksinya meninjau langsung Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik warga kurang mampu di Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin.
Di tengah polemik dan kritik yang dilayangkan oleh sejumlah pihak termasuk rekan sesama anggota dewan, Cipayung Plus menilai bahwa niat tulus seorang wakil rakyat yang turun langsung ke akar rumput tidak boleh dikaburkan oleh perdebatan administratif semata.
Mewakili aliansi Cipayung Plus Deli Serdang, Ketua Umum PC IMM Deli Serdang, Arief Perdiansyah, menyampaikan bahwa esensi utama dari peristiwa tersebut adalah hadirnya rasa kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat kecil yang selama ini luput dari perhatian maksimal. Tindakan Dahnil Ginting yang blusukan—bahkan menjangkau luar daerah pilihannya—merupakan wujud nyata dari tanggung jawab moral seorang kader bangsa yang memegang teguh amanah untuk memperjuangkan kaum marjinal.
"Kami dari Cipayung Plus memandang persoalan ini dengan jernih dan ingin mengembalikan fokus pada substansi utamanya. Niat Saudara Dahnil Ginting murni untuk membela hak warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Kepedulian sosial seperti ini yang justru harus diapresiasi, bukan malah diputarbalikkan menjadi polemik politik," ujar Arief Perdiansyah mewakili Cipayung Plus Deli Serdang.
Terkait adanya pihak yang menyayangkan gaya atau cara penyampaian teguran tersebut kepada kepala desa, Cipayung Plus mengajak masyarakat serta para pemangku kebijakan di DPRD Deli Serdang untuk bersikap lebih bijak dan objektif.
Menurut Cipayung Plus, alasan klasik birokrasi dan kendala administrasi pertanahan yang sering dijadikan tameng oleh pemerintah desa tidak boleh terus-menerus mengorbankan keselamatan dan kenyamanan hidup warga miskin. Kritik tajam dan desakan pengawasan terhadap alokasi Dana Desa (ADD) yang disuarakan oleh Dahnil Ginting dinilai sebagai bentuk kontrol sosial yang sah agar roda pemerintahan di tingkat desa berjalan lebih pro-rakyat dan tanggap darurat.
"Mari kita posisikan diri secara bijak. Alih-alih saling menyalahkan atau mempermasalahkan etika teguran di hadapan publik, energi seluruh pihak—baik pemerintah desa, kabupaten, maupun jajaran legislatif—seharusnya disatukan untuk segera merenovasi rumah Ibu Susilawati agar layak huni. Rakyat butuh aksi nyata secepatnya, bukan sekadar alasan administratif," tegas Arief.
Cipayung Plus Deli Serdang berharap insiden ini dapat menjadi momentum evaluasi bersama bagi seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan pelayanan publik, sehingga tidak ada lagi masyarakat kecil di Deli Serdang yang harus menunggu terlalu lama demi mendapatkan hak dasarnya atas tempat tinggal yang layak.

